melek teknologi digital (dindik Kota Tangerang)

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Minta Tenaga Pengajar Melek Teknologi

Menyusul akan adanya sistem E Rapot yang akan diterapkan dalam waktu dekat ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Masyati Yulia minta seluruh tenaga pengajar melek teknologi.

Menurut Masyati, ancaman besar dunia pendidikan disebabkan karena rendahnya inovasi yang dilakukan oleh tenaga pengajar. Walhasil, potensi ketertinggalan akan perkembangan teknologi akan berlangsung jika dibiarkan.

“Saya lihat guru disini didominasi para guru muda, jadi mudah-mudahan tidak ada lagi guru yang masih kesulitan mengoperasikan laptop atau komputer,” terangnya, Kamis (29/8/2019) di SMPN 25 Kota Tangerang.

Masyati menuturkan, mulai tahun ajaran 2019/2020, pihaknya berencana menerapkan E-Rapor untuk tingkat SMP Negeri di Kota Tangerang. Ia pun optimis seluruh tenaga pengajar dapat mengoprasikan aplikasi tersebut. Nantinya, E-Rapor bukan hanya akan diterapkan di SMP Negeri, tetapi juga swasta.

“Ibu dan bapak guru sekalian nantinya akan mengisi aplikasi rapor tersebut. Jadi jika saat ini masih kesulitan, segera belajar lagi. Dinas pendidikan banyak melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi di Tangerang. Jangan sampai dikalahkan oleh teknologi,” tambah mantan Kepala Dinas Sosial ini.

Ia berharap, dengan kemajuan teknologi dapat menjadikan guru semakin mudah dalam melakukan kegiatan belajar mengajar dengan tidak meninggalkan tujuan utama dari pendidikan itu sendiri.

“Perkembangan zaman itu pasti, begitu juga kemajuan teknologi. Jadi bapak dan ibu guru sekalian juga harus cepat mengejar kemajuan tersebut untuk dapat berinovasi dalan kegiatan pembelajaran,” singkatnya.

Kepala SMP Negeri 11 Kota Tangerang Marwan menegaskan, pihaknya juga terus berupaya untuk mengajak para guru meningkatkan kompetensinya.

“Upaya tersebut bukan lain hanya untuk kemajuan pendidikan dalam mencerdaskan anak bangsa, khusunya anak-anak di Kota Tangerang,” tegasnya.

Bahkan ia secara khusus mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang secara kontinyu melakukan roadshow ke setiap sekolah untuk melakukan pembinaan.

“Kemajuan teknologi akan menjadi momok bagi mereka yang tidak mau berinovasi. Insyaallah guru di SMPN 11 dan 25 akan terus berinovasi guna kepentingan kita semua,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *